Latest Post

It’s Different Class Rilis Single Terbaru “Amerta”

It's Different Class adalah perayaan yang tak pernah usai bagi orang-orang yang ada di sekitarnya. Mereka seakan mengacuhkan pagi yang terus berganti.

Bukan hanya terdiri dari enam orang, grup tersebut adalah corong yang membunyikan ceritera dan pemikiran sekawanan bujangan kampus seni di Jakarta Pusat pada pertengahan menuju akhir 2000'an.

Masa itu adalah periode transisi yang membingungkan karena heboh internet. Variasi musik kaum muda meningkat pesat. It's Different Class menjalani proses kreatif dalam momentum tersebut, namun alasan-alasan tertentu seperti kesibukan masing-masing personilnya menyebabkan materi album penuh yang mereka rampungkan pada tahun 2008 belum pernah dipublikasikan dalam bentuk rilisan yang memadai.

Kurang lebih enam tahun berselang, kabar berita mengenai unit musik itu menghilang. Hingga akhirnya "reuni" Institut Kesenian Jakarta di bawah bendera School of Rock tahun lalu dan gelaran ulang tahun keempat belas That's Rockefeller tahun ini (5/10/2014) berhasil memboyong mereka kembali dan membangkitkan nostalgia. Sebuah peluang untuk mencobai relevansi karya mereka dengan kondisi kaum muda saat ini.

Hari Selasa silam (21/10/2014), It's Different Class meluncurkan single berjudul "Amerta" yang merupakan salah satu materi dari album yang sudah tertunda bertahun-tahun. Album perdana grup musik itu akhirnya direncanakan akan dirilis awal tahun depan.

Judul "Amerta" diambil dari nama minuman para Dewa dalam mitologi Hindu. Lagu itu adalah nomor paling menghanyutkan dari seluruh lagu yang pernah dirilis oleh It's Different Class secara resmi. Memilih lagu tersebut sebagai single "come-back" bagai tampikan untuk dikenal sebagai band psychedelic rock atau bahkan britpop.

Aransemen dengan mayoritas bebunyiaan tuts bernada minor itu diiringi dengan alunan rhythm section yang lamban dan berjarak. Pada permukaannya, lirik yang dilantunkan dalam sugesti dimanipulasi menjadi bergema dalam kadar yang nikmat. Hasilnya adalah komposisi art pop yang mengundang ajakan visualisasi bagi pendengarnya.