Latest Post

Danilla Hadiahi Penggemarnya Single Terbaru

“Berdistraksi merupakan sebuah lagu yang sangat sederhana namun melodius. Lagu patah hati yang tidak membuat si pendengarnya merasa sepatah itu. Seperti  patah hati yang berbalut canda, seolah sang penderita patah hati tengah menertawakan dirinya sendiri,” pungkas Danilla di sebuah sesi diskusi mengenai lagu apa yang akan didaulat sebagai single ke-3. Mengawali semuanya dengan membuai di awal ‘Telisik’ rilis dengan tajuk “Buaian”, lalu Danilla kembali mengeluarkan single ke-2 lewat tajuk ‘Ada di Sana’, kali ini Danilla ingin mengenalkan kepada khalayak untuk melakukan pengalihan dari sejumlah keresahan, kegelisahan dan kesedihan lewat sebuah lagu yang ditulis oleh Lafa Pratomo dengan tajuk ‘Berdistraksi’. Dalam single ke-3 dari album Telisik kali ini, Danilla ingin membuat video musik dari nomor ‘Berdistraksi’ yang merupakan hasil dari ide dan kreatfitasnya. Pengambilan gambar dari video bergambar dengan judul ‘Berditraksi’ dilakukan di bilangan Jakarta Barat. Menurut Danilla, ini adalah sebuah bentuk hadiah untuk para pendengar dan penyimak Danilla yang selama ini menjadi bagian dari pencapaian yang telah dicapai. “Saya ingin memberi hadiah untuk para pendengar yang sudah dan selalu memberikan supportnya selama ini, semoga hadiah ini berkenan untuk mereka semua.”, tukasnya.

Berdistraksi Bersama Danilla

“Aku resah, kita gelisah. Kita rindu, aku sendu. Aku ditnggal, kita terpingkal. Aku ingin kita tersenyum, walau dalam perangkap nestapa. Mari kita alihkan peristiwa--peristiwa yang membuatmu resah itu, sayang. Langkah kita walau terseok, tak mengurungkan keinginan kita untuk bersua, untuk membagi tawa juga kasih sayang yang rupanya selalu meluber meminta untuk selalu dibagikan, kepada siapapun yang ingin dibagi. Kita akan lakukan distraksi ini saat senja usai, di musim hujan pertengahan Februari di hari ke-15 di tahun 2015, Camden Bar, Gandaria, Jakarta Selatan. Saya menanti kalian semua di sana, saya ingin kita melakukan distraksi ni bersama. Kita buktikan bersama, bahwa ada tawa dalam gerutu, ada celoteh dalam risau, ada senda gurau dalam murung. Sekali lagi, saya sangat ingin melakukan ini bersama. Sampai jumpa”. Danilla